9 Kiat Agar Menginap di Hotel Jadi Berkesan

Oleh: KOMPAS.com

http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/06/1955322p.JPG
ILUSTRASI – Kamar hotel
Kompas.com/Ni Luh Made Pertiwi F.

Saat melakukan perjalanan wisata, hampir seperempat waktu dalam sehari dihabiskan di hotel. Anda tentu ingin mendapatkan kesan yang baik saat menginap di hotel tersebut.

Namun, kejadian buruk kadang tak dapat dihindarkan. Entah hotel melati maupun hotel bintang lima menjadi pilihan Anda, pengalaman tak mengenakan bisa terjadi. Agar terhindar dari kesan-kesan tak menyenangkan saat menginap di hotel, berikut panduan hal-hal yang perlu Anda perhatikan saat menginap.

Keamanan. Saat menginap di hotel bintang lima sekalipun, biasakan mengunci kamar hotel Anda. Juga kunci dengan pengait rantai. Pengamanan dua lapis lebih baik daripada hanya satu lapis.

Pisahkan kunci Anda dengan benda-benda penting lainnya atau jangan dimasukan ke dalam dompet. Selain itu, jangan menyebut nomor kamar Anda ke orang lain ataupun menyebutnya dengan suara lantang. Jadikan nomor kamar Anda sebuah rahasia.

Gunakan kotak penyimpanan (safe deposit box) dengan kunci pengaman untuk menyimpan barang-barang berharga Anda. Jangan letakan barang berharga begitu saja di dalam kamar.

Kebersihan. Saat masuk ke kamar pertama kali, kamar memang biasanya sudah bersih dan rapi. Namun, jangan lupa petugas yang membersihkan kamar begitu sibuk sehingga kadangkala melupakan beberapa hal.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat dan diumumkan di American Society for Microbiology pada Juni 2012, terungkap bahwa saklar lampu dan remote televisi merupakan dua benda yang banyak terkontaminasi oleh bakteri.

Oleh karena itu, ada baiknya Anda melap terlebih dahulu remote televisi dan saklar lampu dengan tisu basah. Serta beberapa titik seperti gagang pintu dan telepon.

Biasakan pula untuk mencuci cangkir yang tersedia di dalam kamar sebelum digunakan, pun peralatan makan lainnya. Walaupun Anda menginap di hotel bintang sekalipun. Juga cuci terlebih dahulu termos listrik maupun wadah kopi untuk mesin coffee maker.

Cek kamar. Pernah mengalami, saat sudah asyik tidur-tiduran di kamar dan pendingin ruangan tak kunjung juga menghasilkan kamar yang dingin? Nah, jika hal ini terjadi, sebaiknya cek kamar sesaat setelah Anda masuk dan menaruh barang.

Cek apakah pendingin ruangan bekerja, toilet dan shower di kamar mandi dapat digunakan, serta televisi dapat bekerja dengan baik. Lampu dan telepon juga hal-hal yang perlu Anda cek.

Tentu repot jika Anda sudah selesai mengeluarkan barang dari koper, baru kemudian tahu ada kerusakan di kamar. Sebab, seringkali tamu harus berpindah kamar jika kerusakan tidak dapat segera diperbaiki.

Fasilitas gratis. Sebelum menginap pastikan apakah hotel tersebut memiliki fasilitas internet gratis. Hal sepele seperti internet sering terlupakan.

Nyatanya, kini internet sudah menjadi suatu kebutuhan. Namun, banyak hotel bahkan yang kelas bintang lima sekalipun masih mengenakan biaya internet pada tamu.

Daripada kesal karena harus membayar untuk internet, cari hotel yang memang menyediakan internet gratis. Kecuali jika Anda malah sengaja mencari hotel yang tak berakses internet.

Pastikan juga Anda selalu mendapatkan air mineral untuk minum secara gratis setiap harinya. Beberapa hotel ada yang tak menyediakan air mineral gratis. Begitupula kopi dan teh yang biasanya tersedia dalam kamar.

Jangan pelit. Biasakan memberikan uang tip pada petugas hotel. Mulai dari bellman yang mengantar barang Anda ke kamar, sampai housekeeper yang membersihkan kamar Anda.

Selain meninggalkan kesan baik tentang Anda, hal ini berguna untuk menjaga hubungan. Apalagi jika Anda menginap lebih dari semalam atau akan sering menginap di hotel tersebut.

Berikan uang tip mulai dari besaran Rp 10.000 tergantung kelas hotel Anda dan besarnya kamar yang Anda inapi. Jika menginap di hotel berbintang, maka berikan uang tip tiap hari, sebab petugas yang mengurusi kamar Anda biasanya berganti setiap harinya.

Senter. Kenali di mana letak senter di kamar Anda. Biasanya, di hotel-hotel berbintang tiga sampai lima, setiap kamar tersedia senter.

Senter umumnya diletakkan di laci meja atau di lemari baju. Listrik tak pernah mati bukan jaminan bagi hotel bintang lima sekalipun. Walaupun hotel bintang lima sekalipun. Apalagi di Indonesia, pasokan listrik tiap daerah berbeda-beda.

Oleh sebab itu, daripada Anda kebingungan di tengah kegelapan malam, ada baiknya Anda sudah mengetahui terlebih dahulu letak senter.

Fasilitas wake-up calls.
Jika Anda tipikal yang susah bangun tidur, Anda dapat memanfaatkan fasilitas wake-up calls yaitu petugas hotel akan menelepon ke kamar dengan maksud membangunkan Anda.

Mintalah untuk ditelepon dua kali dengan jeda sekitar setengah menit. Hal ini untuk memastikan Anda benar-benar bangun. Kadang, setelah mengangkat telepon, tamu akan kembali tidur. Nah, telepon kedua bisa untuk membangungkan Anda kembali.

Sarapan. Sarapan biasanya tersedia dari jam 6 pagi sampai 10 pagi. Jangan menunggu terlalu siang. Datang saja sepagi mungkin di saat restoran tempat sarapan belum terlalu ramai.

Tanggung jawab pihak hotel.
Barang hilang saat menginap? Desak pertanggungjawaban dari pihak hotel. Minimal Anda harus melihat rekaman CCTV.

Kejadian tak mengenakan seperti terjebak dalam lift hotel yang macet terkesan sepele namun bisa menghantui seumur hidup Anda. Jika hal ini terjadi, Anda berhak meminta semalam gratis dari pihak hotel atau pertanggungjawaban lainnya dari pihak hotel.

 

sumber: http://travel.kompas.com/read/2012/08/12/14030587/9.Kiat.Agar.Menginap.di.Hotel.Jadi.Berkesan

 

Tips Memilih Hotel Yang Ramah Pada Anak-Anak

Oleh: Kompas.com

Bali Dynasty Resort Kids Suite di Bali Dynasty Resort (Kompas.com)

Semakin banyak pilihan hotel di destinasi-destinasi wisata Indonesia yang makin memperhatikan kebutuhan anak-anak. Ya, wisata keluarga haruslah memikirkan kebutuhan si kecil saat ia berwisata.

Tak semua hotel memberikan perhatian kepada anak-anak, apalagi kebutuhan bayi. Perlu diingat, anak-anak pun harus merasa bebas beraktivitas di lingkungan hotel tanpa merasa sedikit-sedikit ada tamu yang merasa terganggu.

Namun, bagaimana memilih hotel yang ramah terhadap anak kecil? Berikut tips sederhana cara memilih hotel yang ramah terhadap anak-anak, terutama untuk anak-anak di usia 12 tahun.

 

Fasilitas hotel

 Saat memilih hotel, pastikan fasilitas apa saja yang dimiliki hotel tersebut. Hotel yang menganggap anak-anak sebagai tamu biasanya menyediakan beberapa fasilitas untuk anak-anak. Sebut saja mulai dari kids club atau area bermain untuk anak-anak di dalam ruangan.

Lalu biasanya, hotel juga memiliki pula playground atau area bermain untuk anak di luar ruangan. Sementara di bagian kolam renang, kolam renang untuk dewasa dan anak-anak dipisahkan. Beberapa hotel bahkan memiliki wahana-wahana air di kolam renang untuk anak seperti seluncuran air.
Ada pula hotel-hotel yang menyediakan nursing room untuk bayi. Atau, sekadar ruangan untuk mengganti popok maupun menyusui bayi. Pastikan pula, restoran hotel memiliki menu untuk anak-anak.

 

Teras kamar

Cek kamar yang akan ditempati. Apakah kamar memiliki teras atau tidak. Jika ada teras, apakah jarak dan pembatas teras aman dari jangkauan anak-anak. Perhatikan pula ketinggian lantai.

Bila kamar tak memiliki teras, bagaimana dengan jendela kamar. Apakah cukup aman dari jangkauan si kecil. Hal ini terutama jika kamar yang akan Anda tempati berada di ketinggian. Jika memungkinkan, pilih kamar di lantai-lantai bawah.

 

Dapur mini di kamar

Ada baiknya saat memilih hotel, Anda pun mempertimbangkan untuk memilih hotel dengan konsep kamar berdapur mini. Hal ini akan memudahkan Anda saat menyiapkan susu bagi bayi Anda. Jika Anak Anda sudah masuk balita, dapur mini juga membantu Anda menyiapkan makan an si kecil.

Luas kamar

Semakin luas kamar memang harganya semakin mahal. Namun, kini sudah banyak hotel-hotel dengan kamar standar  berukuran cukup luas. Cari kamar yang cukup luas, mulai dari sekitar 18 meter persegi. Semakin banyak anak Anda, maka cari kamar lebih luas lagi.

Kamar yang luas akan membuat si kecil nyaman bermain tanpa takut menabrak barang-barang sekitar. Perhatikan pula apakah kamar terlalu banyak furnitur atau tidak. Semakin sederhana kamar tersebut akan semakin baik.

Taman

Pilih hotel yang memiliki taman. Taman dapat menjadi tempat bermain si kecil. Ia akan dapat berlarian dengan bebas tanpa mengganggu tamu-tamu lainnya. Biasanya, si kecil tak mau diam dan berlarian di area lobi.

Anak kecil cenderung melihat ruangan yang luas sebagai area bermain. Tak heran, lobi hotel yang luas bagi anak kecil menjadi area berlarian yang mengasyikan. Nah, ajak si kecil ke taman hotel untuk menyalurkan hasratnya berlarian.

Lokasi

Tak kalah penting adalah memilih hotel berdasarkan lokasi. Anda pastinya sudah merancang obyek wisata apa saja yang akan Anda dan anak Anda kunjungi. Cari hotel yang dekat dengan obyek-obyek wisata ini. Hal ini untuk mengurangi waktu selama di perjalanan.

Jenis hotel

Memang untuk akomodasi bagi keluarga cocoknya adalah hotel berkonsep resor keluarga. Hanya saja, tak semua destinasi wisata menyediakan resor. Pun harganya tergolong mahal. Pilihan lain memang hotel bisnis atau hotel bujet.

Walaupun hotel bisnis, biasanya hotel-hotel ini juga menyediakan beragam fasilitas untuk anak-anak. Sebab, di hari-hari biasa pun, terkadang tamu yang menginap dalam rangka perjalanan bisnis, terpaksa harus membawa anaknya ikut serta.

Jadi, saat orang tua rapat, anak biasanya dititipkan ke kids club. Oleh karena itu, beberapa hotel pun menyediakan fasilitas baby sitting atau pengasuh anak. Jika memang hotel bisnis yang Anda incar, perhatikan kembali fasilitas dan keamanan untuk si kecil.

Sementara untuk hotel bujet, fasilitas-fasilitas untuk si kecil tidak ada. Pastikan saja Anda memilih kamar yang terluas untuk memudahkan pergerakan anak Anda. Tanyakan pula pada pihak hotel mengenai kebutuhan Anda saat membawa si kecil menginap di hotel tersebut.

Misalnya mengenai makanan tertentu untuk anak Anda. Jika pihak hotel merasa kesulitan memenuhi kebutuhan Anda, sebaiknya cari saja hotel lain. Tak ada salahnya membayar lebih mahal demi si kecil, daripada waktu liburan bersama anak Anda tak maksimal.

 

sumber: http://travel.kompas.com/read/2012/05/21/07142557/Tips.Memilih.Hotel.yang.Ramah.pada.Anak-anak