Gudeg Manggar, Gudeg Sang Pendekar

Oleh : Gudegmanggar.com

Gudeg Manggar merupakan hidangan tradisional yang telah lama ada sejak 500      tahun yang lalu di masa kehidupan Ki Ageng Mangir dan Gusti Pembayun serta merupakan makanan khas kesukaan beliau. Makanan ini terbuat dari bunga pohon kelapa (manggar) yang diolah dengan kuah santan, ayam kampung dan bumbu-bumbu resep warisan. Kelangkaan bahan baku berupa manggar yang masih muda, serta kesulitan tersendiri dalam memasak manggar menjadikan Gudeg Manggar ini menjadi sesuatu yang unik, lezat, bercitarasa tinggi dan mewah.

Alkisah para pengikut Ki Ageng Mangir I (Megatsari) telah menjadikan pertanian pohon kelapa sebagai mata pencaharian yang utama. Mereka menciptakan berbagai makanan dan peralatan rumah tangga dari hasil pohon kelapa. Putri Pembayun yang sudah menjadi istri Ki Ageng Mangir Wonoboyo konon menciptakan Gudeg Manggar yaitu makanan dengan bahan baku mayang (bunga kelapa, manggar) yang masih muda.

Dibutuhkan waktu 18 jam untuk mengolah bumbu dan memasak manggar agar tekstur manggar muda yang keras dapat menjadi lembut, tetap berserat dan khas. Gula jawa yang legit, ayam kampung yang lunak dan kuah santan yang gurih bercampur dengan sambal membuat makanan ini sangat lezat.

Pemilihan bahan baku dan bumbu-bumbu yang berkualitas, proses memasak yang unik dengan menggunakan resep warisan turun-temurun menjadi syarat utama untuk menciptakan Gudeg Manggar yang enak. Kelangkaan dan harga bahan baku yang sangat mahal menjadikan makanan ini menjadi istimewa dan mewah.

Dahulunya Gudeg Manggar ini hanya ditemui di kalangan masyarakat Desa Mangir-Mangiran, Bantul, dan hanya disajikan dalam acara-acara tertentu seperti perayaan hari raya agama, pesta keluarga dan acara khusus lainnya. Namun kini sengaja dihadirkan kembali kepada masyarakat luas bukan hanya untuk sekedar melengkapi kenikmatan kuliner nusantara, terlebih lagi untuk mempertahankan warisan spirit, sejarah, nilai-nilai luhur akan tradisi budaya Ki Ageng Mangir dan Desa Mangir itu sendiri.

Anda dapat menikmati Gudeg Manggar di desa mangir, Pajangan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta-Indonesia. Atau dapat memesan lansung

“Gudeg Manggar Pembayun” di:

Rumah

Telp

Catatan:Kadipiro Rt 08 Rw 10 No 197 Yogyakarta 55182

:+62274618727/+6281228599568

:Pemesanan dilakukan Minimal H-4 sebelum pengambilan.

Sumber :  http://www.gudegmanggar.com/gudeg-manggar.html

Yuuk Incip – Incip Bakpia Pia Djogja “Lebih dari yang Asli”

oleh: Imam Nazarudin

Berwisata ke Kota Jogjakarta sangatlah mengagumkan. Daya pikat melalui eksotisme yang disajikan oleh kota ini begitu beragam dengan dinamisme di segala aspek kehidupan yang ada, baik dari segi sosial, budaya, maupun alamnya. Salah satu segi budaya yang menonjol adalah kulinernya. Kalau kita ke Jogja pasti yang terlintas di dalam benak kita adalah BAKPIA. Makanan ini memang identik sekali dengan kota JOGJA dan mungkin Bakpia tidak bisa lepas dan sudah menjadi landmark dari Kota Budaya ini.

http://2.bp.blogspot.com/-eliARUypeJY/TrJ78TCL1uI/AAAAAAAAAEQ/ozng50xhGqk/s1600/Untitled-2.jpg

Ada yang menarik dari makanan khas Bakpia ini, salah satu produk bakpia yang sangat unik adalah Produk dari BakpiaPia Djogja. reSMILE rental mengajak para wisatawan untuk mencoba melihat dan menikmati salah satu produk makanan khas yang terbilang unik dalam pengemasannya. Jika selama ini pengemasan produk-produk bakpia dijogja selalu menampilkan ciri khas yang sama, dalam bentuk kotak dan lambang-lambang produk berupa angka, hal yang berbeda dan unik inilah yang dimiliki oleh BakpiaPia Djogja ini. Selain kemasannya produk utama yang ditawarkan dari BakpiaPia Djogja memiliki beberapa variasi yang memberikan ciri dan nilai tersendiri dari bakpia-bakpia lainnya di Jogja. Variasi produk tersebut adalah:

  • Bakpia single                      : kacang hijau, coklat, keju
  • Bakpiablasteran                : coklat, keju, cappuccino, durian, nanas, pisang keju
  • Ampyang Oven Kepyar    : coklat, jahe, pedas manis

http://3.bp.blogspot.com/-leHRfXx03DM/TrJ8jpNqBXI/AAAAAAAAAEY/dWSf4n9OzdU/s320/Untitled-3.jpg

Saat kita datang kegerai BakpiaPia Djogja keramahtamahan ala Jogjapun terliat dari sapaan akrab dan khas dari pelayannya, hal ini terlihat dari jargon atau slogan bahasa Jawa “Monggo icip-icip” yang selalu digunakan dalam melayani penikmat dan pelanggan dari BakpiaPia Dogja ini. Tahun 2004 merupakan awal berdirinya dari bakpia ini, dan lewat “word of mouth” usaha ini mulai dikenal oleh masyarakat Jogja karena rasa khasnya dengan kulit dan isinya. Usaha yang dimiliki oleh Ibu Rasuna ini ternyata saat ini telah memiliki outlet resmi yang tersebar di beberapa tempat strategis yang berada di kota Jogja.

Gerai BakpiaPia Djogja juga tersebar di kota Jogja adalah :

  1. Ruko Bayeman Permai no. 4, Jln. Wates km 3, Yogyakarta. Telp. 0274 – 560938
  2. Jln. Dagen no. 7 Yogyakarta (depan hotel Whitz). Telp. 0274 – 580580
  3. HERO Malioboro Mall Yogyakarta Tlp.  0274 – 7027997
  4. Toko Batik “Teratai Indah” Jln. Malioboro Yogyakarta (depan Malioboro Mall). Telp. 0274 – 7027998
  5. Jln. Mataram Yogyakarta (seberang Popeye Music). Telp. 0274 – 7007891
  6. Photocopy Sahabat, Jln. Kaliurang km. 5 Yogyakarta (utara swalayan Gading Mas). Telp. 0274 – 564935
  7. Carrefour Ambarukmo Plaza Yogyakarta

 

BakpiaPia Djogja  juga menerima delivery order

Hotline : (0274) 7000068 (tujuh puluh ribu nampan)

Handphone: 0899 5133 683